Inilah 8 Tips Menjalani Hubungan dari Teman Jadi Pacar

Topikterbaru.com, – Teman dan pacar merupakan dua status yang berbeda. Memang, status pacaran bisa diawali oleh pertemanan dulu. Jadi, sudah menjadi hal yang biasa bila kelak Anda mengalami transisi dari teman jadi pacar. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri, jadi Anda juga harus pintar-pintar mengatur strategi agar tidak canggung atau malah berlindung dengan status teman tapi mesra belaka.

Tips menghadapi perubahan dari teman jadi pacar:

1. Yakinkan bahwa Anda memang menginginkan hubungan ini

Meski sudah menjalani banyak waktu bersama “mantan teman” yang kini menjadi kekasih, Anda tetap perlu meyakinkan diri Anda dan pasangan sekali lagi. Tanyakan pada diri Anda dan pasangan apa saja manfaat dan risiko yang bisa terjadi dengan peralihan teman jadi pacar ini.

Apakah Anda berdua menikmati waktu yang dihabiskan bersama? Apakah suasana hati cenderung membaik saat bersama? Apakah ada risiko kehilangan sahabat jika pada akhirnya terdapat masalah yang tidak bisa diselesaikan?

Yakinkan pasangan Anda jika Anda memang menginginkan hubungan ini, dan tanyakan apakah pasangan Anda juga menginginkannya. Jika dia tipe pencemburu yang terlalu mengekang gerak-gerik Anda, coba tanyakan lagi pada diri Anda. Sudah benarkah keputusan perubahan status dari teman jadi pacar ini?
2. Hindari terlalu banyak menanyakan kejelasan status

Hubungan yang baik sesungguhnya dibangun dengan momen yang tepat. Maka, hindari terlalu memaksakan kejelasan status karena hal ini dapat membuat sisi keromantisan Anda berdua menjadi hilang.

Jadi, cukup jalani saja hubungan teman jadi pacar ini dengan baik sambil sesekali melihat bagaimana perilaku pasangan. Apakah dia benar-benar mendengarkan saat Anda bicara? Apakah dia benar-benar menikmati waktu bersama Anda? Jika semua pertanyaan tersebut mendapatkan jawaban “Ya”, maka sudah cukup membuktikan bahwa dia menikmati transisi dari teman jadi pacar Anda.
3. Tetap bersikap terbuka satu sama lain

Setelah menempuh status yang baru dari teman jadi pacar, tingkat keterbukaan dan komunikasi tentunya lebih berkembang. Anda dan dia harus semakin terbuka satu sama lain.

Sebenarnya Anda mungkin sudah menyiapkan daftar hal-hal yang mengganjal untuk dikomunikasikan pada pasangan, tapi karena status pacaran ini Anda menjadi lebih takut menyakiti. Meski demikian, Anda berdua tetap perlu berdiskusi, hubungan seperti apa yang diinginkan serta alasannya. Hal ini bermanfaat untuk mencari tahu seberapa besar komitmen yang diinginkan oleh kedua belah pihak.

Jika Anda atau pasangan belum siap untuk saling terbuka, berikan jeda untuk sementara waktu. Sebab, komitmen bukanlah suatu hal yang main-main. Namun, jika dia masih belum bisa terbuka, baiknya Anda perlu berpikir ulang. Sudah benarkah keputusan Anda berdua dengan status teman jadi pacar ini?
4. Tonjolkan jiwa sosial Anda

Menurut sebuah penelitian di Inggris baru-baru ini, seseorang cenderung lebih tertarik pada pasangan yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Pasalnya, dengan mengutamakan orang lain dapat menjadi penanda bahwa Anda memiliki hati yang baik dan tulus.

Buktikan lewat hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, misalnya berdonasi pada organisasi amal, membantu tetangga yang kesulitan, dan sebagainya. Lakukan hal-hal baik ini sesering mungkin dan tunjukkan padanya bahwa Anda tidak pamrih saat melakukannya.
Nikmati waktu berdua

Salah satu cara untuk merekatkan hubungan dengan pacar adalah dengan menikmati waktu berdua dan menghindari segala bentuk gangguan. Ambil contoh, saat Anda dan pasangan menghabiskan waktu dengan makan malam bersama, pastikan Anda berdua jauh dari jangkauan handphone masing-masing agar komunikasi berjalan dengan fokus.

Untuk menghindari dari kejenuhan, carilah tempat-tempat yang berbeda dari biasanya. Misalnya dengan nonton konser band kesukaan atau mendaki gunung bersama. Pasalnya, hal-hal baru tersebut akan menjadi kenangan tak terlupakan untuk Anda berdua sehingga hubungan akan semakin kuat.
6. Sesekali beri jeda dalam hubungan

Ternyata, Anda perlu sesekali bersikap “jual mahal”. Maksudnya, jangan berikan waktu pribadi Anda selama 24 jam non-stop untuknya. Bukannya untuk menghindar, hal ini berguna untuk mengetahui seberapa besar ia menghargai kehadiran Anda. Sebab, ketika Anda selalu menempel padanya, pasangan Anda bisa merasa bahwa dia tidak terlalu membutuhkan Anda.

Lakukan trik-trik khusus mengenai hal ini. Misalnya, jangan terburu-buru membalas chat atau cobalah sesekali menghabiskan akhir pekan bersama sahabat-sahabat Anda, bukan dengan kekasih. Cara-cara ini akan membantu pasangan Anda menyadari bahwa waktu Anda sangatlah berharga. Ia pun akan melakukan berbagai cara agar bisa terus bersama Anda, tidak seperti zaman masih berteman dulu di mana keduanya masih sama-sama cuek.
7. Jangan terlalu mengekang

Menyandang status teman jadi pacar tidak lantas membuat Anda mengubah diri 180 derajat demi disukai oleh pasangan. Begitu pula sebaliknya, Anda tidak harus memaksanya menjadi sosok yang Anda idam-idamkan selama ini.

Dengan perubahan status menjadi pacar pun tidak lantas membolehkan Anda berdua untuk saling mengekang. Jika Anda ingin pergi menonton film tapi dia sudah punya janji dengan teman-temannya, biarkan saja. Anda tidak perlu memaksanya membatalkan semua rencananya.

Pasalnya, perubahan yang drastis dan mengekang ini tentu akan membuat Anda berdua yang tadinya hanya berteman menjadi “gerah”. Sebaiknya, biarkan chemistry Anda berdua sebagai pasangan terbangun dengan kokoh dulu.
8. Tunjukkan perhatian Anda

Perubahan status dari teman jadi pacar mengharuskan Anda untuk jadi lebih peduli pada kekasih ketimbang saat berstatus teman. Nah, tunjukkan perhatian Anda mulai dari hal-hal kecil untuk membangun hubungan yang erat, misalnya memberikan hadiah sederhana atau sekadar pesan penyemangat di pagi hari.

Saat berkencan, tunjukkan perhatian Anda dengan banyak menanyakan hal-hal yang menyangkut hidup pasangan, misalnya seputar hobinya atau kehidupan masa kecilnya. Pasalnya, pria maupun wanita cenderung tertarik pada orang-orang yang mampu membuatnya merasa diperhatikan. (hellosehat.com)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *